Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Desember 2010

PENCEGAHAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP


1.  Pencegahan Pencemaran Udara
Pencegahan pencemaran adalah suatu tindakan yang dilakukan agar tidak menyebabkan terjadinya suatu pencemaran lingkungan hidup.
1.      Dilarang merokok sembarangan. Karena akan membuat orang yang tidak merokok terkena akibatnya dari orang merokok tersebut. Harus disediakan tempat khusus bagi para peroko.
2.      Perlu dibatasi penggunaan bahan bakar yang menghasilkan CO.
3.      Memilih lokasi pabrik dan industri yang jauh dari keramaian dan pada tanah yang kurang produktif.
4.      Gas-gas buangan pabrik perlu dibersihkan dahulu sebelum dikeluarkan ke udara bebas. Pembersihan dapat menggunakan alat tertentu, misalnya cottrell yang berfungsi untuk menyerap debu.

2. Pencegahan Pencemaran Air
Limbah atau bahan buangan yang dihasilkan dari semua aktifitas kehidupan manusia, baik dari setiap rumah tangga, kegiatan pertanian, industri serta pertambangan tidak bisa kita hindari. Namun kita masih bisa mencegah atau paling tidak mengurangi dampak dari limbah tersebut, agar tidak merusak lingkungan yang pada akhirnya juga akan merugikan manusia.
      Untuk mencegah atau paling tidak mengurangi segala akibat yang ditimbulkan oleh limbah berbahaya; setiap rumah tangga sebaiknya menggunakan deterjen secukupnya dan memilah sampah organik dari sampah anorganik. Sampah organik bisa dijadikan kompos, sedangkan sampah anorganik bisa didaur ulang. Pemerintah bekerjasama dengan World Bank, pada saat ini tengah mempersiapkan pemberian insentif berupa subsidi bagi masyarakat yang melakukan pengomposan sampah kota.
Beberapa manfaat pengomposan sampah antara lain :
  • Mengurangi sampah di sumbernya
  • Mengurangi beban volume di TPA
  • Mengurangi biaya pengelolaan
  • Menciptakan peluang kerja
  • Memperbaiki kondisi lingkungan
  • Mengurangi emisi gas rumah kaca
  • Penggunaan kompos mendukung
Penggunaan pupuk dan pestisida secukupnya atau memilih pupuk dan pestisida yang mengandung bahan-bahan yang lebih cepat terurai, yang tidak terakumulasi pada rantai makanan, juga dapat megurangi dampak pencemaran air.
Mengurangi penggunaan bahan-bahan berbahaya dalam kegiatan pertambangan atau menggantinya dengan bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan. Atau diharuskan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah pertambangan, sehingga limbah bisa diolah terlebih dahulu menjadi limbah yang lebih ramah lingkungan, sebelum dibuang keluar daerah pertambangan. 

3. Pencegahan Pencemaran Tanah
Pada umumnya pencegahan ini pada prinsipnya adalah berusaha untuk tidak menyebabkan terjadinya pencemaran, misalnya mencegah/mengurangi terjadinya bahan pencemar, antara lain:
1.      Sampah organik yang dapat membusuk/diuraikan oleh mikroorganisme antara lain dapat dilakukan dengan mengukur sampah-sampah dalam tanah secara tertutup dan terbuka, kemudian dapat diolah sebagai kompos/pupuk. Untuk mengurangi terciumnya bau busuk dari gas-gas yang timbul pada proses pembusukan, maka penguburan sampah dilakukan secara berlapis-lapis dengan tanah.
2.      Sampah senyawa organik atau senyawa anorganik yang tidak dapat dimusnahkan oleh mikroorganisme dapat dilakukan dengan cara membakar sampah-sampah yang dapat terbakar seperti plastik dan serat baik secara individual maupun dikumpulkan pada suatu tempat yang jauh dari pemukiman, sehingga tidak mencemari udara daerah pemukiman. Sampah yang tidak dapat dibakar dapat digiling/dipotong-potong menjadi partikel-partikel kecil, kemudian dikubur.
3.      Pengolahan terhadap limbah industri yang mengandung logam berat yang akan mencemari tanah, sebelum dibuang ke sungai atau ke tempat pembuangan agar dilakukan proses pemurnian.
4.      Sampah zat radioaktif sebelum dibuang, disimpan dahulu pada sumur-sumur atau tangki dalam jangka waktu yang cukup lama sampai tidak berbahaya, baru dibuang ke tempat yang jauh dari pemukiman, misal pulau karang, yang tidak berpenghuni atau ke dasar lautan yang sangat dalam.
5.      Penggunaan pupuk, pestisida tidak digunakan secara sembarangan namun sesuai dengan aturan dan tidak sampai berlebihan.
6.     Usahakan membuang dan memakai detergen berupa senyawa organik yang dapat dimusnahkan/diuraikan oleh mikro organisme.

Baca juga penanggulangan pencemaran lingkungan hidup

Senin, 06 Desember 2010

Air Mineral

Selain untuk diminum, ternyata air mineral juga bisa bikin kita semakin sehat. Karena air memberi kita kelembaban yang pasti bikin kulit kita jadi semakin segar dan sehat, air juga digunakan sebagai terapi. Karena secara khusus air memiliki kualitas-kualitas yang unik untuk meningkatkan mekanisme tubuh kita. Beberapa terapi yang dikenal, antara lain adalah terapi Thalasso. Yaitu terapi semburan air laut yang di temukan di francis sejak abad ke-18. Selain menyejukkan, menghilangkan ketegangan otot, mengencangkan kulit, kandungan mineralnya bisa menghaluskan dan mengeluarkan racun dari dalam kulit.

Sebastian keipp, penulis My Water Cure menyarankan agar kita menggunakan air sebagai obat untuk mengobati penyakit. Dan tahu tidak, ternyata air juga digunakan sebagai alat diet untuk yang tidak mau tubuhnya terlalu gemuk. Menurut beberapa penelitian, masalah kegemukan yang kita alami antara lain disebabkan karena tubuh kita kekurangan cairan! Selain itu karena banyakknya ’racun’ dalam tubuh yang menjadi pemicu kegemukan. Nah, dengan banyak minum air mineral, proses pembakaran kalori pada tubuh dapat terbantu dengan baik. Selain itu, air juga membantu menghilangkan racun dalam tubuh kita.

Tips:

 Minum air mineral lebih baik dibandingkan air putih biasa. Apalagi kandungan vitaminnya jauh lebih banyak.

 Bawa air miineral ke mana pun kita pergi. Its cool being healthy!.
 Kalau ingin rasanya jadi seru, pilih saja yang aneka rasa.

 Minum minimal 8 gelas dalam sehari.

 Minum air bikin kita jadi mudah berkonsentrasi, tidak mudah lelah dan lesu.

 Dan yang terpenting, jauh-jauh dari dehidrasi!.